Pameran Yogya Fair 2007

Oleh : Halimi,SE.

Image

Pada tanggal 24 Nopember s/d tanggal 2 Desember 2007 Dinas Peindustrian dan Perdagangan Kota Cirebon mengikuti Pameran Yogya Fair 2007 di Jogja Ekshibhition Centre dengan membawa beragam produk kerajinan dan makanan khas Kota Cirebon.

Kegiatan tersebut merupakan realisasi Kegiatan Fasilitasi Kemitraan Usaha Mikro,Kecil,Menengah dengan Swasta yang dibiayai oleh APBD Kota Cirebon tahun 2007. Dengan maksud dan tujuan untuk mengembangkan promosi dan pemasaran produk kerajinan dan makanan olahan khas Cirebon ke wilayah Jawa Tengah , sehingga diharapkan para pengrajin mempunyai pengalaman dalam melihat keinginan pasar di daerah Jogjakarta.

Adapun Produk Kerajinan yang digelar pada Stand Kota Cirebon diantaranya Topeng Cirebon, Lukisan Kaca, Ukiran Kayu, Tas,Lampu Fiber, Bunga Rotan dan Makanan Olahan Hasil Laut.Disamping menghadirkan demo pembuatan produk Ukiran kayu dan Lukisan Kaca khas Cirebon. Dari pengamatan pada hari pertama, pengunjung masih nampak sepi. Hal ini barangkali terkait kepada kurang gencarnya promosi kegiatan Jogja Fair 2007, atau memang lokasi Jogja Exibhition Centre letaknya berada didaerah pinggiran Kota Jogjakarta.

Barang-barangproduk yang dipamerakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cirebon yang mengisi 3 (tiga) lokal stand yang masing2 berukuran 4×3 meter, cukup banyak dan beragam. Namun minat daya vbeli pengunjung lebih mengarah ke produk makanan olahan hasil laut dan hanya sedikit saja yang tertarik ke produk kerajinan khas Cirebon.

Ada beberapa kesimpulan, diantaranya Jogja lebih banyak ragam dan macam kerajinan dengan harga yang terjangkau. Sementara produk kerajinan khas Cirebon masih terbilang berharga mahal,namun jika dikaitkan kepada kekhasan produk, produk kerajinan khas Cirebon masih mempunyai keunggulan dalam kualitas dan spesifik etnik. Lihat saja misalnya Topeng Cirebon yang rapih dan berkualitas, karena memang dikerjakan cukup teliiti dan makan waktu lama, sangat berbeda dengan topeng-topeng Jogja yang bahan baku kayu biasa dengan produksi masal dan berharga murah. Jangan kaget jika topeng Cirebon harganya bisa 4 kali lipat harga topeng Jogja, ini banyak alasan yang mendasarinya seperti bahan kayu khusus (kayu jaran) dan cukup kuat dan tidak mudah retak atau pecah. Disamping finishingnya yang juga bagus dan rapi.

Iklan

PAMERANPRODUK EKSPOR 2007

 Oleh : Halimi,SE.

Image

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cirebon dengan Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah melalui Kegiatan Fasilitasi bagi industri dan menengah terhadap pemanfaatan sumber daya,telah melaksanakan pameran produk unggulan Kota Cirebon dengan mengikuti Pameran Produk Ekspor 2007 yang berlangsung dari tanggal 23-27 Oktober 2007 yang lalu di Arena Pekan Raya Kemayoran Jakarta .

Pameran Produk Ekspor 2007 atau sekarandisebut sebagai Trade Expo Indonesia 2007 merupakan pameran ke 22 sejak pertama kali digelar pada tahun 1985, adalah wahana promosi dan pemasaran produk berkualitas serta berorientasi ekspor yang pada tahun ini mempunyai tema ” Desain Inovatif,Semangat Lokal Jaman ini (Innovative Design,Local Value,Contemporary spirit)”. Seperti yang diungkapkan Ketua Panitia PPE, Bachrul Chairi, bahwa pameran PPE merupakan wadah yang tepat untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan perekonomian Indonesia sekaligus menjadi muara semua kegiatan yang berorientasi produk ekspor terbaik Indonesia.

Pameran akbar tersebut merupakan olah gawenya Departemen Perdagangan Republik Indonesia, dengan diikuti oleh 960 perusahaan dari UKM hingga perusahaan besar dengan target kunjungan 4.000 Buyer Mancanegara serta target transaksi sebesar US$ 200 juta. Konsep pameran lebih ditekankan kepada Bussiness  to Bussiness ketimbang Bussiness to Consumer. Disamping itu PPE 2007 akan melaksanakan penyerahan Primamiyarta 2007 kepada 29 Perusahaan Ekspor.

Stand Dinas Perindustrian dan Perdagangan  Kota Cirebon yang menempati  2 (dua) lokal stand berukuran  3 x 3 meter kembali dipenuhi Produk Unggulan seperti Meubelair Kayu Jati (CV.Mulya Jaya), Lampu Fiber (CV. Kreasindo) dan Bunga Rotan (CV. Una Kreasi Persada) serta disertakan pula beberapa kerajinan hasil binaan PPK-IPM seperti Lukisan Kaca dan Ukiran Kayu.

PAMERAN JAWA BARAT EXPO 2007

Oleh : Halimi,SE.
Image

Pameran Jawa Barat Expo 2007 telah diresmikan Wakil Gubernur Jawa Barat pada hari Rabu tanggal 01 Agustus 2007 bertempat di Graha Manggala Siliwangi Jalan Aceh No. 66 Bandung, dimana acara pembukaan yang ditandai dengan pemukulan gendang dan penguntingan rangkaian melati serta diramaikan oleh pagelaran Jaipongan dan Pencak Silat yang dihadiri oleh puluhan undangan dan 70-75 peserta pameran, dianggap sukses sebagai Ajang Promosi Produk Kerajinan Unggulan Jawa Barat.

Pameran JABEX 2007 merupakan agenda tahunan Pameran Tingkat Jawa Barat ke 5 yang banyak diikuti oleh peserta dari Kabupaten dan Kota se Jawa Barat dan beberapa perwakilan dari daerah lain diluar Jawa Barat, telah beberapa kali melakukan perpindahan lokasi pameran yang semula di PT. DI, kemudian pindah ke Pisset dan kini telah 2 kali di Graha Manggala Siliwangi Bandung. Perubahan lokasi tersebut disebabkan karena Bandung belum mempunyai tempat/lokasi khusus pameran yang memadai baik luas lahan maupun sarana dan prasarananya dibanding dengan Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya. Hal ini memacu keinginan Wakil Gubernur Jawa Barat untuk segera merencanakan Pembangunan Gedung Pameran yang memadai di Kota Bandung. Sehingga nantinya JABEX tidak hanya diikuti peserta se Jawa Barat, namun mungkin se Indonesia dan bahkan mungkin dapat mengundang Negara-negara tetangga dan mancanegara lainnya.

Perkembangan Produk Kerajinan di Jawa Barat cukup pesat, menuntut banyak akses promosi melalui event – event pameran yang dapat mengundang kehadiran Buyer, trader dan Usahawan dibidang perdagangan Kerajinan. Hal itulah yang menjadi tujuan utama PT. DEBINDO MULTISWATI yang menakhkodai JAWA BARAT EXPO, untuk memberikan peluang pemasaran produk kerajinan seluas-luasnya kepada Peserta Pameran dengan terus meningkatkan kwalitas penyelenggaraan pameran dimasa  mendatang. Kerjasama yang baik antara Pemerintah Propinsi Jawa Barat dengan PT DEBINDO, sangat menentukan kelangsungan kegiatan pameran JABEX selanjutnya.

Pemerintah Kabupaten dan Kota se Jawa Barat yang selama ini menjadi langganan peserta pameran JABEX, sangat mengharapkan peningkatan pelayanan dan penyelenggaran pameran yang lebih Profesional. JABEX dimasa mendatang harus mampu menghadirkan para Buyer, Trader dan Usahawan Bisnis Kerajinan yang sekiranya dapat bermitra dengan para pengrajin peserta pameran. Alangkah kecewanya para peserta pameran jika pada akhirnya mengikuti pameran yang sepi pengunjung, hal ini merupakan cambuk bagi PT DEBINDO untuk terus berupaya menciptakan pameran yang bergengsi dan mendapat perhatian penuh dari Buyer Mancanegara.

Walaupun demikian agenda tahunan ini masih bisa dimamfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota se jawa Barat, sebagai satu-satunya Event Pameran Tingkat Jawa Barat yang pantas diikuti. Karena sebagian besar Pemerintah Kabupaten dan Kota se Jawa Barat telah merencanakannya dalam Anggaran masing-masing. Termasuk diantaranya adalah Pemerintah Kota Cirebon, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cirebon dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Cirebon sangat menyambut baik pelaksanaan pameran JAWA BARAT EXPO dari tahun ke tahun.

ImagePada JABEX 2007 kali ini Pemerintah Kota Cirebon menampilkan berbagai Produk Kerajinan Unggulan Kota Cirebon termasuk Makanan Olahan Hasil lautnya, diantaranya Kerajinan Kapal Layar berbahan baku bambu, Kerajinan Lukisan Kaca, Kerajinan Topeng Cirebon, Kerajinan Batik Cirebon dan Kerajinan Cinderamata Ukiran Kayu. Semua produk kerajinan tersebut digelar selama 8 (delapan) hari, mendapat perhatian khusus Wakil Gubernur Jawa Barat terutama untuk Kerajinan Kapal Layar berbahan baku bambu. Beliau menyarankan kepada Kepala Disperindag Kota Cirebon agar terus membina dan mengembangkan kerajinan tersebut sehingga pada akhirnya mampu menembus Pasar Eksport.